Demokrat: Logis Elektabilitas Jokowi di Awal Tinggi, Tapi Bisa Berubah

Smart ID News -  Partai Demokrat menanggap lazim elektabilitas calon presiden petahana di awal masa kampanye masih tinggi. Namun, Demokrat memastikan angka elektabilitas bisa berubah drastis mengingat masa kampanye yang panjang hingga hari pencoblosan pada 17 Arpil 2019.

“Saya kira kalau petahana tinggi begitu hari hari ini masih logis dan saya kira logislah. Persoalan kemudian kalau tidak tinggi dia. Nah, tapi kerja-kerja politik yang sedang berjalan 6 sampai 7 bulan ke depan memungkinkan semuanya berubah,” kata Sekjen Partai Demokrat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/10).

Hinca S Pandjaitan

Smart ID Tekno - Belum lagi, menurut Hinca, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Koordinator Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi belum turun ke lapangan. Menurutnya, jika SBY mulai turun ke lapangan, angka elektabilitas yang ada saat ini sangat mungkin terjadi perubahan.

“Enggak usah kau tanya sudah pastilah itu (berubah elektabilitas). Teman-teman kan sudah kita umumkan, Anda tanya Pak SBY kan juga bagian dari jurkamnas akan ada waktunya. Kita rancang bersama, sabar saja ini baru 30 hari (masa kampanye) pertama dari 30 30 hari berikutnya lagi, panjang banget,” ujar Hinca.

Smart ID Games - Hinca mengatakan, SBY akan turun menemui rakyat dengan menggunakan bis dari satu kota ke kota lainnya. SBY juga akan meminta masukan dari para caleg-caleg Demokrat terkait keluh kesah yang dirasakan masyarakat di daerah masing-masing.

“Kan kami memilih untuk tidak kampanye terbuka, jalan saja bertemu dengan masyarakat dengan naik bis saja. Karena kalau naik bis ketemu rakyatnya tangan bisa salaman. Kalau naik pesawat tangan enggak nyampe-nyampe salamannya,” terang Hinca.

Smart ID Life - Partai Demokrat juga tak khawatir dengan pengaruh coattail effect pada Pilpres 2019. Menurut Hinca, yang penting masyarakat tahu bahwa Partai Demokrat mendukung Prabowo-Sandi dan masing-masing partai turun ke lapangan menemui rakyat.

“Coattail effect ini kan menjadi menu utama para ahli para cendikiawan, para pengamat begitu. Nah, kami enggak kenal itu, kira kira begitu. Maka yang terpenting turunlah ke bawah, dan sampaikan pikiranmu, gagasanmu, berembuk dan bertemulah dengan masyarakat,” tutupnya.

Peryataan Hinca ini merespon hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 32,7 persen. Sedangkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf sebesar 52,6 persen.
Share on Google Plus

About DSI

Terima Kasih Telah Berkunjung Di smartidberita Terupdate, Jangan Lupa Juga Ya Selalu Membantu Share Blog Ini, Dan Kunjungi Juga Partner Seperti :

Cerita Dewasa - Cerita Movie Dewasa - Prediksi - Panduan Global - Teknologi - Dll....

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Mohon Untuk Berkomentar dengan baik dan benar tidak menerima komentar promo dan iklan Lainnya disini, terima kasih....